TKA Sosiologi SMA menjadi salah satu mata pelajaran pilihan yang dapat diambil peserta Tes Kemampuan Akademik jenjang SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK. Soalnya tidak hanya meminta siswa mengingat definisi atau teori, tetapi juga memahami fenomena sosial, membaca kasus, menghubungkan konsep, hingga menarik kesimpulan berdasarkan data atau fakta sosial.
Untuk TKA 2026, Sosiologi termasuk dalam daftar mata pelajaran pilihan. Sementara mata pelajaran wajib jenjang SMA terdiri dari Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris. Peserta memilih dua mata pelajaran pilihan sesuai kebutuhan dan rencana studi lanjut.
TKA Sosiologi SMA Menguji Apa

Menurut Pusat Asesmen Pendidikan, TKA Sosiologi SMA dirancang untuk mengukur pemahaman siswa mengenai konsep-konsep sosiologi sekaligus kemampuan menganalisis fenomena sosial yang terjadi di masyarakat.
Artinya, peserta tidak cukup hanya menghafal pengertian seperti interaksi sosial, konflik, perubahan sosial, atau globalisasi.
Siswa juga dapat diminta untuk:
- mengenali konsep yang sesuai dengan suatu kasus;
- menganalisis hubungan antarfenomena sosial;
- membaca dan menafsirkan data sosial;
- menentukan penyebab suatu permasalahan;
- menarik kesimpulan berdasarkan fakta;
- menentukan alternatif pemecahan masalah sosial.
Pusat Asesmen Pendidikan juga menjelaskan bahwa soal Sosiologi menggunakan konteks yang dekat dengan realitas sosial serta menuntut kemampuan berpikir analitis.
Karena itu, ketika menemukan kasus tentang perubahan pola komunikasi masyarakat akibat media sosial, misalnya, peserta tidak hanya perlu mengetahui definisi perubahan sosial. Peserta juga harus mampu menghubungkan kasus tersebut dengan konsep dan dampaknya.
Kisi-Kisi Materi TKA Sosiologi SMA
Muatan TKA Sosiologi SMA tidak hanya mengambil materi dari satu kurikulum.
Kemendikdasmen menjelaskan bahwa muatan tes merupakan irisan materi Sosiologi Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Dengan demikian, soal yang diberikan tidak dibuat berbeda hanya karena siswa berasal dari kurikulum yang berbeda.
Ada lima kelompok materi utama yang perlu diketahui.
Sosiologi sebagai Ilmu
Materi ini menjadi dasar untuk memahami bagaimana sosiologi memandang masyarakat.
Cakupannya meliputi:
- pengertian sosiologi;
- perkembangan sosiologi;
- karakteristik sosiologi;
- perspektif sosiologi;
- ruang lingkup sosiologi;
- manfaat sosiologi dalam kehidupan masyarakat.
Peserta dapat diberikan sebuah fenomena kemudian diminta menentukan karakteristik atau sudut pandang sosiologis yang paling sesuai.
Contohnya, perubahan pola interaksi masyarakat akibat perkembangan teknologi lebih relevan menjadi objek kajian sosiologi daripada proses biologis dalam tubuh manusia.
Hubungan dan Gejala Sosial
Bagian ini cukup luas karena berkaitan langsung dengan kehidupan bermasyarakat.
Materinya mencakup:
- konsep hubungan sosial;
- bentuk hubungan sosial;
- interaksi sosial;
- pembentukan identitas;
- pembentukan kepribadian;
- kelompok sosial;
- lembaga sosial;
- gejala sosial;
- masyarakat multikultural.
Dalam matriks asesmen resmi, peserta diharapkan mampu mengidentifikasi sekaligus menganalisis bentuk hubungan sosial, peran lembaga sosial, ragam gejala sosial, hingga dinamika masyarakat multikultural.
Penelitian Sosial
Jangan menganggap TKA Sosiologi hanya menguji teori masyarakat.
Penelitian sosial juga menjadi materi resmi.
Cakupannya dapat berupa:
- konsep penelitian sosial;
- perumusan masalah;
- pendekatan penelitian;
- metode penelitian;
- populasi dan sampel;
- teknik pengumpulan data;
- wawancara;
- observasi;
- kuesioner;
- pengolahan dan analisis data;
- tahapan penelitian.
Peserta dapat diberikan ilustrasi penelitian kemudian diminta menentukan metode atau tahapan yang sesuai.
Misalnya, seorang peneliti ingin mengetahui alasan mendalam remaja mengurangi interaksi tatap muka akibat penggunaan media sosial. Jika ingin memperoleh informasi mendalam mengenai pengalaman responden, wawancara dapat menjadi teknik yang relevan.
Kelompok Sosial, Kesetaraan, dan Konflik Sosial
Materi berikutnya menggabungkan beberapa konsep penting dalam dinamika masyarakat.
Cakupannya antara lain:
- jenis dan karakteristik kelompok sosial;
- dinamika kelompok;
- diferensiasi sosial;
- ketidaksetaraan sosial;
- kesetaraan;
- konflik sosial;
- penyebab konflik;
- dampak konflik;
- penanganan konflik.
Dalam soal, peserta bisa mendapatkan sebuah kasus masyarakat dengan latar belakang berbeda lalu diminta mengidentifikasi bentuk kelompok, penyebab ketimpangan, atau penyelesaian konflik yang paling sesuai.
Pusat Asesmen Pendidikan secara khusus memasukkan kemampuan memahami faktor yang memengaruhi ketidaksetaraan serta menganalisis upaya mewujudkan kesetaraan sebagai bagian kompetensi TKA Sosiologi.
Perubahan Sosial dan Globalisasi
Bagian ini menguji kemampuan memahami perubahan dalam masyarakat beserta faktor dan dampaknya.
Materinya antara lain:
- konsep perubahan sosial;
- bentuk perubahan sosial;
- faktor pendorong perubahan;
- faktor penghambat perubahan;
- dampak perubahan sosial;
- globalisasi;
- dampak globalisasi;
- sikap kritis terhadap globalisasi.
Peserta dapat menemukan kasus seperti perubahan cara masyarakat berbelanja dari pasar konvensional menuju platform digital.
Pertanyaannya kemudian tidak selalu berbunyi:
Apa pengertian perubahan sosial?
Soal dapat meminta peserta menentukan:
- faktor pendorong perubahan;
- bentuk perubahan;
- dampak positif;
- dampak negatif;
- konsekuensi terhadap kelompok tertentu.
Inilah alasan mengapa memahami konsep dan kemampuan menerapkannya pada kasus menjadi sama pentingnya.
Ringkasan Kisi-Kisi TKA Sosiologi SMA
Berikut materi utama berdasarkan matriks asesmen resmi:
| Materi | Fokus yang Perlu Dipahami |
|---|---|
| Sosiologi sebagai Ilmu | Pengertian, perkembangan, karakteristik, manfaat sosiologi |
| Hubungan dan Gejala Sosial | Hubungan sosial, kepribadian, lembaga sosial, gejala sosial, multikultural |
| Penelitian Sosial | Tahapan, metode, teknik pengumpulan dan pengolahan data |
| Kelompok Sosial, Kesetaraan, dan Konflik | Kelompok sosial, ketidaksetaraan, kesetaraan, konflik dan penanganannya |
| Perubahan Sosial dan Globalisasi | Bentuk perubahan, dampak perubahan, globalisasi dan sikap kritis |
Kelima kelompok tersebut tercantum dalam kerangka asesmen resmi TKA Sosiologi.
Level Kognitif yang Diukur
Hal penting lainnya adalah memahami bahwa TKA Sosiologi SMA tidak seluruhnya berupa soal hafalan.
Pusat Asesmen Pendidikan membagi kemampuan yang diukur menjadi tiga level kognitif.
Pemahaman atau Knowing
Level ini menjadi dasar.
Peserta diuji untuk:
- mengenali konsep;
- mengingat fakta;
- memahami teori;
- memahami definisi;
- mengetahui prosedur dasar.
Contohnya:
Peserta diberikan gambaran mengenai teori sosiologi yang terus dikembangkan berdasarkan teori sebelumnya lalu diminta menentukan karakteristik sosiologi yang ditunjukkan.
Penerapan atau Applying
Pada level ini, siswa harus membawa konsep ke dalam situasi nyata.
Kemampuan yang dapat diuji misalnya:
- menentukan konsep yang sesuai dengan suatu fenomena;
- menginterpretasikan informasi;
- menggunakan teori untuk menjelaskan masalah sosial;
- membaca data;
- menentukan tindakan berdasarkan suatu kondisi.
Jika soal menceritakan konflik antara dua kelompok masyarakat, peserta mungkin diminta menentukan konsep konflik atau bentuk penyelesaian yang paling sesuai.
Penalaran atau Reasoning
Level ini membutuhkan analisis lebih dalam.
Peserta dapat diminta untuk:
- menganalisis data sosial;
- menemukan pola;
- menghubungkan beberapa konsep;
- mengevaluasi suatu fenomena;
- menarik kesimpulan;
- memberikan rekomendasi berdasarkan informasi.
Soal pada level ini biasanya lebih kontekstual.
Pusat Asesmen Pendidikan menjelaskan bahwa siswa dapat diminta memberikan alasan berdasarkan teori, data, atau fakta sosial yang tersedia.
Jadi, pola kemampuan sederhananya adalah:
Memahami konsep → menerapkan pada kasus → menganalisis dan menarik kesimpulan.
Bentuk Soal TKA Sosiologi SMA
Bentuk soal TKA tidak seluruhnya sama.
Kemendikdasmen menjelaskan terdapat:
Pilihan Ganda (PG)
Peserta memilih satu jawaban yang benar dari beberapa pilihan.
Pilihan Ganda Kompleks (PGK)
Peserta dapat menghadapi pertanyaan dengan lebih dari satu jawaban benar atau menentukan kategori terhadap beberapa pernyataan.
Dalam contoh resmi Sosiologi, bentuk soal yang ditampilkan mencakup:
- pilihan ganda satu jawaban;
- pilihan ganda kompleks kategori;
- pilihan ganda kompleks dengan beberapa jawaban benar.
Artinya, peserta perlu memperhatikan petunjuk soal, bukan otomatis memilih satu opsi dalam setiap pertanyaan.
Contoh Soal TKA Sosiologi SMA dan Jawabannya
Berikut contoh soal yang disusun berdasarkan materi dan kompetensi resmi. Soal berikut merupakan contoh latihan buatan, bukan soal asli atau bocoran TKA.
Contoh Soal Sosiologi sebagai Ilmu
Seorang peneliti mengamati perubahan pola interaksi masyarakat setelah penggunaan aplikasi pesan instan semakin luas. Ia mengumpulkan data melalui observasi dan wawancara sebelum membuat kesimpulan.
Karakteristik sosiologi yang paling tampak dalam kegiatan tersebut adalah…
A. Spekulatif
B. Empiris
C. Normatif
D. Subjektif
E. Imajinatif
Jawaban: B. Empiris
Sosiologi bersifat empiris karena analisis didasarkan pada pengamatan dan fakta yang diperoleh dari realitas.
Contoh Soal Hubungan Sosial
Sekelompok siswa dari berbagai kelas bekerja sama mengumpulkan bantuan untuk korban bencana. Mereka membagi tugas mulai dari pengumpulan barang hingga pendistribusian bantuan.
Bentuk proses sosial dalam ilustrasi tersebut adalah…
A. Persaingan
B. Konflik
C. Kerja sama
D. Kontravensi
E. Disorganisasi
Jawaban: C. Kerja sama
Para siswa memiliki tujuan bersama dan melakukan tindakan secara terkoordinasi untuk mencapainya.
Contoh Soal Penelitian Sosial
Seorang peneliti ingin mengetahui secara mendalam alasan sejumlah remaja memilih berhenti menggunakan media sosial. Peneliti ingin memperoleh cerita mengenai pengalaman dan alasan pribadi setiap responden.
Teknik pengumpulan data yang paling sesuai adalah…
A. Wawancara mendalam
B. Tes kemampuan
C. Eksperimen laboratorium
D. Sensus penduduk
E. Studi dokumen saja
Jawaban: A. Wawancara mendalam
Wawancara mendalam memungkinkan peneliti menggali pengalaman, pandangan, dan alasan responden secara lebih rinci.
Contoh Soal Konflik Sosial
Dua kelompok warga berselisih mengenai penggunaan lahan bersama. Setelah beberapa kali pertemuan, keduanya sepakat meminta pihak ketiga yang netral membantu proses perundingan tanpa memberikan keputusan yang mengikat.
Bentuk penyelesaian konflik tersebut adalah…
A. Koersi
B. Mediasi
C. Dominasi
D. Segregasi
E. Kompetisi
Jawaban: B. Mediasi
Mediasi menggunakan pihak ketiga netral untuk membantu pihak yang berkonflik mencapai kesepakatan.
Contoh Soal Perubahan Sosial
Penggunaan pembayaran digital menyebabkan sebagian masyarakat mulai mengurangi transaksi menggunakan uang tunai. Perubahan tersebut kemudian memengaruhi kebiasaan berbelanja serta layanan yang disediakan pedagang.
Fenomena tersebut menunjukkan bahwa…
A. perubahan teknologi dapat memengaruhi pola kehidupan sosial;
B. perubahan sosial hanya terjadi akibat konflik;
C. kebiasaan masyarakat tidak dipengaruhi teknologi;
D. seluruh perubahan sosial selalu bersifat negatif;
E. perubahan hanya terjadi pada masyarakat perkotaan.
Jawaban: A.
Perkembangan teknologi dapat mendorong perubahan dalam perilaku serta hubungan masyarakat.
Contoh Soal Pilihan Ganda Kompleks
Perhatikan fenomena berikut:
Sebuah desa berkembang menjadi kawasan wisata. Banyak warga membuka usaha baru, pendapatan sebagian masyarakat meningkat, tetapi harga tanah naik dan sebagian warga mulai menjual lahannya.
Manakah pernyataan yang sesuai dengan fenomena tersebut?
A. Perubahan sosial dapat memberikan dampak ekonomi.
B. Perubahan sosial selalu memberikan hasil yang sama bagi semua masyarakat.
C. Perubahan suatu sektor dapat memengaruhi aspek sosial lainnya.
D. Kenaikan harga tanah menunjukkan masyarakat tidak mengalami perubahan.
Jawaban: A dan C
Kasus menunjukkan bahwa perubahan dapat memberikan dampak berbeda dan memengaruhi lebih dari satu aspek kehidupan masyarakat.
Baca juga: Soal TKA PKN SMA 2026 Materi Resmi, Bentuk Soal, dan Pembahasan
Jadwal TKA SMA 2026

Bagi siswa yang memilih TKA Sosiologi SMA, jadwal resmi 2026 juga perlu diperhatikan.
Kemendikdasmen mengumumkan pendaftaran TKA jenjang SMA/SMK/MA/sederajat dibuka:
27 Juli–27 September 2026
Sedangkan pelaksanaan TKA utama dijadwalkan:
26 Oktober–8 November 2026.
Karena saat artikel ini disusun masih berada dalam periode pendaftaran, siswa sebaiknya memastikan pilihan mata pelajaran sudah sesuai kebutuhan sebelum pendaftaran ditutup.
Baca juga: Soal TKA Biologi SMA 2026 Materi Resmi, Bentuk Soal, dan Pembahasan
Sosiologi Termasuk Mata Pelajaran Pilihan TKA
Sosiologi bukan salah satu dari tiga mata pelajaran wajib TKA jenjang SMA.
Untuk SMA/MA/SMK/MAK, peserta mengikuti:
Mata pelajaran wajib:
- Bahasa Indonesia;
- Matematika;
- Bahasa Inggris.
Kemudian peserta memilih dua mata pelajaran pilihan dari daftar yang tersedia. Sosiologi termasuk salah satunya.
Pilihan mata pelajaran dilakukan ketika pendaftaran TKA.
Kemendikdasmen menyarankan agar pilihan tersebut disesuaikan dengan minat dan rencana studi lanjut siswa.
Jadi, jangan memilih Sosiologi hanya karena dianggap lebih mudah. Periksa terlebih dahulu kebutuhan program studi atau jalur pendidikan yang ingin dituju.
Baca juga: Soal TKA Bahasa Indonesia SMA 2026 Lengkap dengan Jawaban dan Pembahasan
Mini FAQ
Apa saja materi TKA Sosiologi SMA?
Materi resminya mencakup Sosiologi sebagai Ilmu, Hubungan dan Gejala Sosial, Penelitian Sosial, Kelompok Sosial-Kesetaraan-Konflik Sosial, serta Perubahan Sosial dan Globalisasi.
Apakah Sosiologi merupakan mata pelajaran wajib TKA SMA?
Tidak. Sosiologi merupakan mata pelajaran pilihan. Peserta SMA/MA/SMK mengikuti Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib serta memilih dua mata pelajaran pilihan.
Soal TKA Sosiologi berbentuk apa?
Bentuk soal dapat berupa pilihan ganda dengan satu jawaban benar dan pilihan ganda kompleks, termasuk soal dengan beberapa jawaban benar atau kategori pernyataan.
Apakah TKA Sosiologi hanya menguji hafalan?
Tidak. Kompetensi resmi mencakup Pemahaman, Penerapan, dan Penalaran. Karena itu, peserta juga dapat diminta menerapkan konsep serta menganalisis fenomena sosial berdasarkan kasus atau data.
Materi TKA Sosiologi menggunakan Kurikulum Merdeka atau Kurikulum 2013?
Muatan TKA Sosiologi menggunakan irisan materi yang terdapat pada Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka.
Kapan TKA SMA 2026 dilaksanakan?
Kemendikdasmen menjadwalkan pelaksanaan TKA utama jenjang SMA/SMK/MA/sederajat pada 26 Oktober sampai 8 November 2026.
Kapan pendaftaran TKA SMA 2026 ditutup?
Pendaftaran TKA SMA/SMK/MA/sederajat 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 27 September 2026.
Kesimpulan
TKA Sosiologi SMA mengukur lebih dari sekadar kemampuan menghafal teori. Peserta perlu memahami konsep sekaligus mampu menggunakannya untuk membaca fenomena sosial yang terjadi di masyarakat.
Materi resminya mencakup Sosiologi sebagai Ilmu, Hubungan dan Gejala Sosial, Penelitian Sosial, Kelompok Sosial-Kesetaraan-Konflik Sosial, serta Perubahan Sosial dan Globalisasi. Sementara kemampuan yang diuji dibagi menjadi Pemahaman, Penerapan, dan Penalaran.
Bentuk soal juga dapat berupa pilihan ganda biasa maupun pilihan ganda kompleks. Karena banyak soal menggunakan konteks sosial, memahami hubungan antara teori dan kasus nyata menjadi bagian penting dalam menghadapi TKA Sosiologi SMA 2026.
Untuk 2026, pendaftaran TKA SMA berlangsung hingga 27 September 2026, sedangkan pelaksanaan utama dijadwalkan 26 Oktober–8 November 2026. Pastikan pula pilihan Sosiologi sesuai dengan minat dan kebutuhan rencana studi lanjut.



