Soal TKA Biologi SMA 2026 mengukur pemahaman konsep Biologi sekaligus kemampuan menggunakan konsep tersebut untuk menganalisis informasi, data, dan permasalahan yang berkaitan dengan makhluk hidup. Biologi merupakan salah satu mata pelajaran pilihan dalam TKA jenjang SMA/MA/SMK/MAK/sederajat.
TKA perlu dibedakan dari UTBK-SNBT. TKA merupakan asesmen akademik terstandar nasional. Untuk tahun 2026, Kemendikdasmen menyatakan TKA bersifat tidak wajib, tidak dipungut biaya, dan bukan penentu izin. Hasilnya dapat dimanfaatkan antara lain sebagai validator nilai rapor dalam proses SNBP.
Portal Resmi TKA 2026 yang Perlu Diketahui Siswa
Informasi mengenai Tes Kemampuan Akademik sebaiknya diperiksa melalui portal resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Portal utama TKA menyediakan informasi pelaksanaan, statistik peserta, jadwal, serta akses menuju berbagai informasi pendukung TKA.
Selain portal utama, Pusat Asesmen Pendidikan atau Pusmendik menyediakan halaman khusus TKA yang memuat kerangka asesmen, dokumen pedoman, petunjuk teknis, contoh soal resmi, hingga informasi mata pelajaran pilihan.
Untuk jenjang SMA/MA/SMK/MAK, mata uji terdiri atas Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan dua mata pelajaran pilihan. Biologi termasuk salah satu mata pelajaran yang dapat dipilih peserta sesuai ketentuan yang berlaku.
Siswa perlu memperhatikan bahwa TKA bukan ujian kelulusan sekolah. TKA merupakan asesmen yang memberikan informasi capaian akademik terstandar dan hasilnya dapat digunakan untuk kepentingan seleksi akademik sesuai ketentuan yang berlaku.
Jadwal dan Tahapan TKA SMA 2026
Kemendikdasmen telah mengumumkan rangkaian TKA 2026 untuk jenjang SMA/MA/SMK/MAK. Jadwal resminya adalah sebagai berikut.
| Tahapan TKA 2026 | Jadwal |
|---|---|
| Pendaftaran peserta | 27 Juli–27 September 2026 |
| Simulasi TKA | 21–27 September 2026 |
| Gladi bersih | 5–18 Oktober 2026 |
| Pelaksanaan utama | 26 Oktober–8 November 2026 |
| Pelaksanaan susulan | 16–29 November 2026 |
| Pengumuman hasil | 23 Desember 2026 |
Per 9 September 2026, tahapan TKA SMA masih berada dalam periode pendaftaran. Siswa yang akan mengambil Biologi sebagai salah satu mata pelajaran pilihan perlu memastikan pemilihan mata pelajarannya telah sesuai dengan ketentuan sekolah dan rencana pendidikan lanjutan.
Tahapan secara umum dimulai dari pendataan dan pendaftaran peserta, penetapan mata pelajaran pilihan, simulasi, gladi bersih, pelaksanaan TKA utama, kesempatan mengikuti TKA susulan bagi peserta yang memenuhi ketentuan, hingga penerbitan hasil TKA.
Baca Juga: Kumpulan Soal TKA PKN SMA Lengkap dengan Pembahasan dan Kisi-Kisi Terbaru
Materi yang Diukur dalam TKA Biologi SMA

Kerangka asesmen resmi TKA Biologi tidak hanya menilai kemampuan siswa mengingat istilah atau definisi. Peserta juga dihadapkan pada penggunaan konsep biologi untuk membaca informasi, menganalisis kasus, dan menarik kesimpulan berdasarkan bukti.
Muatan TKA Biologi mencakup:
- Keanekaragaman hayati, termasuk klasifikasi dan keanekaragaman makhluk hidup.
- Bakteri, termasuk struktur, peran, dan permasalahan seperti resistensi bakteri.
- Ekosistem, interaksi antarkomponen, serta permasalahan dan pelestarian ekosistem.
- Sel, khususnya metabolisme, katabolisme, anabolisme, serta sifat dan cara kerja enzim.
- Sistem sirkulasi manusia.
- Sistem respirasi manusia.
- Sistem ekskresi manusia.
- Sistem imun.
- Sistem koordinasi.
- Sistem reproduksi.
- Keterampilan proses, seperti memprediksi, merancang penyelidikan, mengolah data, menganalisis informasi, dan menarik kesimpulan.
Materi dapat disajikan dalam konteks kesehatan, lingkungan, pertanian, maupun kehidupan sehari-hari. Karena itu, siswa perlu mampu menghubungkan konsep yang telah dipelajari dengan informasi baru yang terdapat pada stimulus soal.
Baca Juga Simulasi TKA SMK 2026 Mulai 21 September, Coba Versi Resmi dan Cek Mata Ujinya
Level Kognitif TKA Biologi

Kerangka asesmen resmi membagi kompetensi TKA Biologi menjadi tiga level utama. Pemahaman mengukur kemampuan menjelaskan konsep berdasarkan materi atau informasi yang diberikan. Penerapan mengukur kemampuan menggunakan konsep dan pengetahuan biologi untuk menyelesaikan suatu permasalahan.
Penalaran mengukur kemampuan menganalisis dan mengevaluasi informasi biologis, membuat kesimpulan, serta menyusun argumen berdasarkan bukti. Level penalaran inilah yang membuat soal TKA Biologi dapat memiliki karakter menyerupai soal HOTS. Peserta tidak cukup hanya mengetahui sebuah konsep, tetapi perlu menentukan hubungan sebab-akibat, menginterpretasikan tabel atau hasil percobaan, dan memilih kesimpulan yang paling sesuai dengan data.
Baca Juga: Soal TKA Bahasa Indonesia SMA Beserta Jawaban dan Pembahasan
Contoh Soal TKA Biologi HOTS
Contoh soal berikut dibuat secara orisinal dengan mengacu pada karakter kompetensi TKA Biologi, terutama penerapan dan penalaran. Soal ini bukan naskah soal resmi Kemendikdasmen dan bukan bocoran TKA.
1. Seorang siswa menguji aktivitas enzim pada empat suhu berbeda. Hasil percobaan ditunjukkan pada tabel berikut.
| Suhu | Laju Reaksi |
|---|---|
| 10°C | 1,2 unit/menit |
| 30°C | 5,4 unit/menit |
| 50°C | 3,1 unit/menit |
| 70°C | 0,2 unit/menit |
Kesimpulan yang paling tepat berdasarkan data tersebut adalah…
- A. Aktivitas enzim selalu meningkat ketika suhu dinaikkan.
- B. Aktivitas enzim tertinggi pada data terjadi sekitar 30°C dan menurun pada suhu lebih tinggi.
- C. Enzim hanya dapat bekerja pada suhu 30°C.
- D. Suhu tidak memengaruhi aktivitas enzim.
- E. Aktivitas enzim pada 70°C lebih tinggi daripada 10°C.
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: B. Data menunjukkan peningkatan aktivitas hingga 30°C kemudian penurunan pada suhu yang lebih tinggi. Penurunan tajam pada suhu tinggi dapat berkaitan dengan perubahan struktur enzim yang mengganggu aktivitasnya.
2. Setelah sebagian kawasan mangrove dialihfungsikan, peneliti memperoleh data berikut: luas mangrove berkurang 40%, populasi hewan detritivor turun 35%, ikan juvenil turun 28%, dan burung pemangsa turun 12%. Penjelasan yang paling didukung oleh data adalah…
- A. Pengurangan mangrove hanya memengaruhi tumbuhan.
- B. Semua populasi mengalami penurunan dengan persentase yang sama.
- C. Berkurangnya mangrove dapat memengaruhi habitat dan jaringan makanan pada beberapa tingkat trofik.
- D. Burung pemangsa merupakan penyebab utama berkurangnya mangrove.
- E. Populasi ikan juvenil tidak berkaitan dengan kondisi mangrove.
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: C. Penurunan beberapa kelompok organisme setelah luas mangrove berkurang menunjukkan bahwa perubahan habitat dapat berdampak pada ketersediaan tempat hidup dan hubungan makanan dalam ekosistem.
3. Seorang pendaki yang baru tiba di dataran tinggi mengalami peningkatan frekuensi pernapasan. Setelah tinggal selama beberapa minggu, jumlah hemoglobinnya meningkat. Perubahan tersebut membantu tubuh karena…
- A. Hemoglobin menghentikan aktivitas paru-paru.
- B. Hemoglobin mengurangi kebutuhan oksigen seluruh jaringan.
- C. Peningkatan hemoglobin membantu meningkatkan kapasitas pengangkutan oksigen dalam darah.
- D. Peningkatan hemoglobin menurunkan jumlah eritrosit.
- E. Hemoglobin mengubah karbon dioksida menjadi oksigen.
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: C. Pada lingkungan dengan tekanan parsial oksigen lebih rendah, peningkatan hemoglobin dapat membantu meningkatkan kemampuan darah membawa oksigen menuju jaringan.
4. Setelah vaksinasi pertama, kadar antibodi seseorang meningkat secara bertahap. Ketika memperoleh paparan antigen yang sama beberapa bulan kemudian, peningkatan antibodi terjadi lebih cepat dan mencapai kadar lebih tinggi.
Pernyataan yang sesuai dengan fenomena tersebut adalah…
- A. Respons kedua terjadi tanpa keterlibatan sistem imun.
- B. Sel memori yang terbentuk setelah paparan pertama berperan dalam respons berikutnya.
- C. Tubuh kehilangan kemampuan mengenali antigen setelah vaksinasi.
- D. Respons imun sekunder dapat berlangsung lebih cepat daripada respons pertama.
- E. Antibodi tidak memiliki hubungan dengan pengenalan antigen.
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban yang tepat: B dan D. Paparan awal dapat membentuk sel memori. Ketika antigen yang sama kembali dikenali, respons imun sekunder dapat berlangsung lebih cepat dan lebih kuat.
5. Peneliti menguji pertumbuhan bakteri setelah diberi dua antibiotik. Pertumbuhan kelompok kontrol ditetapkan sebesar 100%.
| Perlakuan | Pertumbuhan Bakteri |
|---|---|
| Kontrol | 100% |
| Antibiotik A | 82% |
| Antibiotik B | 25% |
| A + B | 10% |
Kesimpulan yang paling tepat berdasarkan data tersebut adalah…
- A. Antibiotik A paling efektif menghambat pertumbuhan bakteri.
- B. Antibiotik B tidak memiliki pengaruh terhadap bakteri.
- C. Kombinasi A dan B menghasilkan pertumbuhan bakteri paling rendah pada percobaan tersebut.
- D. Data membuktikan semua bakteri telah resisten terhadap antibiotik B.
- E. Data membuktikan kombinasi A dan B pasti bersifat sinergis tanpa pengujian tambahan.
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: C. Kelompok A + B menunjukkan persentase pertumbuhan paling rendah. Namun, dari data tersebut saja belum cukup untuk menyimpulkan secara pasti bahwa kedua antibiotik memiliki efek sinergis karena diperlukan analisis dan rancangan pengujian tambahan.
Mini FAQ
Apa saja materi yang diujikan dalam TKA Biologi SMA?
Materi TKA Biologi mencakup keanekaragaman hayati, bakteri, ekosistem, metabolisme sel, sistem sirkulasi, respirasi, ekskresi, imun, koordinasi, reproduksi, serta keterampilan proses dalam menganalisis dan mengolah informasi biologi.
Apakah soal TKA Biologi termasuk soal HOTS?
TKA Biologi mengukur kemampuan pemahaman, penerapan, dan penalaran. Karena itu, sebagian soal dapat menuntut kemampuan menganalisis data, menghubungkan konsep, mengevaluasi informasi, dan menarik kesimpulan berdasarkan stimulus yang diberikan.
Di mana melihat informasi resmi TKA 2026?
Informasi resmi TKA dapat dipantau melalui Portal TKA Kemendikdasmen dan laman Pusat Asesmen Pendidikan atau Pusmendik yang menyediakan jadwal, kerangka asesmen, pedoman, serta informasi mata pelajaran TKA.
Kapan TKA SMA 2026 dilaksanakan?
Pelaksanaan utama TKA SMA, MA, SMK, dan sederajat tahun 2026 dijadwalkan pada 26 Oktober sampai 8 November 2026. TKA susulan dijadwalkan pada 16 sampai 29 November 2026.
Apakah contoh soal TKA Biologi dalam artikel ini merupakan soal resmi?
Tidak. Contoh soal dalam artikel dibuat secara orisinal dengan menyesuaikan karakter kompetensi dan kerangka asesmen TKA Biologi. Soal tersebut bukan bocoran maupun naskah soal resmi Kemendikdasmen.
Kesimpulan
Soal TKA Biologi SMA 2026 tidak hanya berkaitan dengan hafalan materi biologi. Kerangka resmi menunjukkan adanya penilaian terhadap pemahaman, penerapan, penalaran, dan keterampilan proses melalui berbagai konteks kehidupan nyata.
Materi yang perlu diperhatikan mencakup keanekaragaman hayati, bakteri, ekosistem, metabolisme sel, sistem tubuh manusia, sistem imun, koordinasi, reproduksi, serta kemampuan menganalisis data dan penyelidikan.
Siswa juga perlu mengikuti informasi melalui portal resmi TKA dan Pusmendik karena jadwal, dokumen teknis, serta informasi pelaksanaan dapat diperbarui oleh Kemendikdasmen.
Sumber Referensi
- Kemendikdasmen — Siaran Pers Pendaftaran TKA SMA/SMK/MA/Sederajat Tahun 2026.
- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah — Portal Tes Kemampuan Akademik 2026.
- Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen — Kerangka Asesmen TKA Biologi SMA/MA/SMK.
- Pusat Informasi Kemendikdasmen — Jadwal Pelaksanaan TKA SMA/MA/SMK Tahun 2026.



